Breaking News
Home / Uncategorized / IAI AGUS SALIM METRO LAMPUNG MENGUTUS DUA DOSEN PADA WORKSHOP PENGEMBANGAN KURIKULUM BERBASIS KKNI PTKIS KOPERTAIS WILAYAH VII SUMBAGSEL (1-3 OKTOBER 2019 DI RADEN FATAH PALEMBANG)

IAI AGUS SALIM METRO LAMPUNG MENGUTUS DUA DOSEN PADA WORKSHOP PENGEMBANGAN KURIKULUM BERBASIS KKNI PTKIS KOPERTAIS WILAYAH VII SUMBAGSEL (1-3 OKTOBER 2019 DI RADEN FATAH PALEMBANG)

IAI Agus Salim Metro Lampung mengutus kaprodi PGMI (Khabibul Khoiri, M.Pd) dan kaprodi Hukum Keluarga (Tri Wahyuni, MH) pada workshop pengembangan kurikulum berbasis KKNI pada tanggal 1-3 Oktober 2019 di UIN Raden Fatah Palembang, tujuannya adalah untuk meningkatkan serta menyesuaikan kurikulum yang ada di perguruan tinggi dengan kondisi dan kebutuhan para mahasiswa dan masyarakat umum di era revolusi industri 4.0.

Pada pembukaan workshop KKNI, Prof. Drs. H. Sirozi, MA.Ph.D  memberikan pengarahan kepada seluruh pengelola program studi untuk kembali menelaah secara detail terkait dengan kurikulum yang diterapkan yaitu mengenai SDM, Teknologi, Perubahan Mainset, dan kompetensi para lulusan, hal-hal tersebut menjadi sangat vital untuk diperhatikan guna menyelaraskan dengan kurikulum berbasis KKNI. selain itu kurikulum KKNI sudah berorientasi pada level internasional, maka perlu ditindaklanjuti oleh para pengelola program studi yaitu dengan penguatan lembaga pada semua lini yang ada. beliau juga berpesan agar para pengelola lembaga dapat menghadirkan visi, misi, dan strategi secara nyata yaitu dengan proses mengenali diri, mengenali kompetensi yang dimiliki, dan mengembangkan sesuai dengan modalitas yang ada. dan secara tegas beliau mengungkapkan “imajinasikan keunggulan dan kemampuan perguruan tinggi yang dimiliki dan hadirkan visi misi sekarang”

Adapun materi yang dibahas pada workshop KKNI yaitu profil lulusan berdasarkan visi, misi, dan analisis SWOT beserta deskriptornya, perumusan capaian pembelajaran, identifikasi unesco, capaian pembelajaran dan kajian yang diperlukan, perhitungan SKS pada setiap mata kuliah yang diajarkan, struktur/distribusi kurikulum, dan softkill.

Pemateri pada workshop tersebut memberikan tugas kepada para peserta untuk membuat atau menyusun kurikulum KKNI menyesuaikan dengan keadaan yang ada di perguruan tinggi masing-masing dan hasilnya akan dikirimkan ke kopertais selambat-lambatnya satu bulan setelah workshop dilaksanakan, guna mengetahui sejauh mana kurikulum KKNI telah diterapkan di seluruh perguruan tinggi islam swasta khsusnya wilayah VII sumbagsel. selain itu bagi para peserta workshop wajib mensosialisasikan kepada para pimpinan dan para pengelola program studi diperguruan tinggi masing-masing.

About admin

Check Also

REKTOR IAI AGUS SALIM METRO LAMPUNG HADIRI SARASEHAN IMPLEMENTASI AKREDITASI 9 KRITERIA DAN PENANDATANGANAN MoU ANTAR PTKIS WILAYAH VII SUMBAGSEL DI PALEMBANG

Rektor IAI Agus Salim Metro (H. Ach. Chairy, M.Pd.I) hadiri sarasehan implementasi akreditasi 9 kriteria …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *